JABAR Bentuk Crisis Center COVID-19

Post :   |   03 Maret 2020   |   22:11 WIB   |   Dilihat 168 kali

Kota Bandung. Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Penanganangan Virus Covid-19 yang dipimpin Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memutuskan akan membentuk Jabar Crisis Center COVID-19 yang diketuai langusng oleh beliau dan Sekda Jabar Setiawan Wangsaatmadja sebagai ketua harian. Pusat crisis ini bertempat di Command Center, Gedung B Gedung Sate Bandung.


Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan Crisis center ini juga ini akan hadir di 27 daerah kota/kabupaten termasuknya Depok sudah saya perintahkan secara lisan malam tadi maka 26 (kabupaten/kota) sisanya harus memiliki yang sama fungsinya semua informasi hanya datang satu pintu dari crisis center. Jangan ada pejabat yang meminta hal-hal yang bukan kepada crisis center. Pusat keluarnya pernyataan (terkait Covid-19) harus dari institusi crisis center,” ujarnya di Aula Barat Gedung Sate, Selasa (3/3/20)

Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar sudah menetapkan kondisi Siaga 1 Covid-19 di Jabar. Untuk memaksimalkan upaya pencegahan dan penanganan Covid-19, Pemda Provinsi Jabar akan membeli alat-alat kesehatan yang dibutuhkan khususnya untuk fasilitas ruang isolasi bagi rumah sakit yang menjadi rujukan.

Saat ini ada 52 Rumah Sakit di Jabar yang disiapkan untuk menangani pasien yang dalam pengawasan. Layanan 52 rumah sakit ini dibagi beberapa ring agar tidak terjadi penumpukan.

Untuk pencegahan, Gubernur Jabar Ridwan Kamil meminta masyarakat tetap menjaga pola hidup bersih dan sehat. Selain itu, warga juga diminta proaktif melaporkan diri atau apabila melihat warga lainnya mengalami gejala Covid-19, yakni demam di atas 38 derajat, flu, batuk, dan sesak napas dalam waktu bersamaan.

Berikut Nomor Hotline COVID19 Dinas Kesehatan Provinsi Jabar: 0811-2093-306 dan Emergency Kesehatan: 119