Segera Dibangun, Tol Sukabumi-Padalarang Dikeroyok Waskita dan Jasa Marga

Post :   |   01 Maret 2017   |   13:23 WIB   |   Dilihat 3247 kali

DISHUB JABAR

Segera Dibangun, Tol Sukabumi-Padalarang Dikeroyok Waskita dan Jasa Marga

Jakarta - Pemerintah segera membangun jalan tol Sukabumi-Ciranjang-Padalarang. Semula jalan tol sepanjang 60 kilometer (km) ini rencananya akan ditawarkan ke pihak swasta namun akhirnya diberi penugasan langsung oleh pemerintah kepada PT Waskita Toll Road dan PT Jasa Marga Tbk. Penugasan ini diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 38 Tahun 2015, di mana salah satu pasalnya menyebutkan bahwa penunjukan langsung dapat dilakukan dengan kondisi tertentu.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna mengatakan, penunjukan langsung ini dilakukan guna mempercepat pengerjaan jalan tol ini, sehingga jalan tol yang saat ini tengah dibangun ke arah Sukabumi memiliki segera tersambung juga hingga menuju Bandung.

"Kita kan perlu percepat rute yang dari Sukabumi ke Bandung, sehingga lalu lintas Jakarta-Bandung punya opsi. Tidak semua lewat Cipularang. Untuk bisa dipercepat, kita tambahkan yang ruas tadi ke Ciawi-Sukabumi sampai Ciranjang, dan sebaliknya yang dari Ciranjang ke Padalarang kita tambahkan ke ruasnya yang di Bandung," katanya kepada detikFinance saat dihubungi di Jakarta, Rabu (1/3/2017).

Adapun PT Waskita Toll Road selaku pemilik konsesi jalan tol Ciawi-Sukabumi akan menyambung pengerjaan jalan tolnya dari Sukabumi menuju Ciranjang sepanjang 30 km sedangkan sisanya dari Ciranjang menuju Padalarang akan dibangun oleh PT Jasa Marga Tbk yang saat ini mengoperasikan tol Cipularang.

"Jadi yang ke arah Sukabumi itu Waskita, yang ke arah Bandung dari Ciranjang itu Jasa Marga. Itu penambahan lingkup sesuai Perpres 38 Tahun 2015. Sehingga secara bersama-sama ini bisa kita percepat pembangunannya," tutur Herry.

Saat ini BPJT sendiri memberi waktu kepada Badan Usaha untuk menyiapkan dokumen kelengkapan dan studi kelayakannya, berikut biaya investasi dan perencanaan penetapan lokasi (penlok). 

"Harusnya sih tahun ini selesai (dokumennya). Bahkan jangan sampai ujung tahun. Sehingga kita bisa curi waktu untuk mengusulkan penloknya. Nanti kalau penlok sudah disetujui, sambil bebasin tanah. Habis itu kita bisa mulai konstruksi juga," pungkasnya. (dna/dna)


dikutip dari :

https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/3434908/segera-dibangun-tol-sukabumi-padalarang-dikeroyok-waskita-dan-jasa-marga