Kunjungan Anggota DPD RI Komisi II ke Kantor Dishub Jabar

Post :   |   10 Januari 2018   |   11:55 WIB   |   Dilihat 365 kali

DISHUB JABAR
DISHUB JABAR
DISHUB JABAR
DISHUB JABAR

Kunjungan Anggota DPD RI Komisi II ke Kantor Dishub Jabar

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Komisi II Aceng Fikri melakukan kunjungan kerja ke kantor Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat (Selasa 9/1/2012). Kunjungan Aceng Fikri di sambut oleh Plt. Sekretaris Dishub Jabar Andreas Wijanto, Ir., MT. beserta jajarannya.

Dalam Kunjungan tersebut dibahas beberapa hal yang ditanyakan oleh Aceng Fikri yaitu mengenai penyelenggaraan masa angkutan Natal dan Tahun Baru 2018, Penjelasan lebih lanjut mengenai UU No.38 Tahun 2004 tentang Jalan di Indonesia dan juga Pembangunan Tol Soroja mampu mengatasi kemacetan di bandung bagian selatan.

Dishub Jabar memberikan penjelasan tentang Masa Angkutan Natal dan Tahun Baru 2018 bahwa penyelenggaraan tersebut terdapat pada UU No.22 tahun 2009 dengan melakukan monitoring perhubungan secara keseluruhan khususnya di Wilayah Jawa Barat. Sebelum penyelenggaraan dilakukan koordinasi lintas sektor yang terkait seperti Kepolisian, BNN, Dinas Kesehatan dan Pertamina. Melakukan survey jalan alternatif. Penyelenggaraan Poskoda dan Poskotis, serta pengawasan dan pengendalian di Terminal. Pengawasan dilakukan dalam bentuk pemeriksaan baik kendaraan dan pengemudinya. Secara keseluruhan penyelenggaraan Nataru berjalan aman, lancar, dan terkendali. Tingkat kecelakaan menurun sebesar 65%.

Mengenai UU No.38 Tahun 2004 tentang Jalan di Indonesia bahwa Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat melakukan tugas sesuai dengan tugas dan funsginya yaitu mengawasi jalan-jalan yang menjadi wewenang provinsi. Penindakan hukum yang dilakukan kepada kendaraan yang kelebihan beban muatan yang dibantu pihak kepolisian. Bekerjasama dengan pihak kepolisian melakukan rekayasa manajemen lalu lintas. Melakukan ram check atau pengujian kendaraan umum angkutan orang dan barang.

Terkait dengan keberadaan Tol Soroja Plt. Sekretaris menjelaskan Tol Soroja membantu sekali pergerakan masyarakat yang ingin berwisata ke Kabupaten Bandung Bagian Selatan sehingga kemacetan tidak hanya terpusat ke Bandung bagian utara saja. (AA).