Rapat Koordinasi Evaluasi Pelayanan Angkutan Umum

Post :   |   14 Februari 2018   |   11:07 WIB   |   Dilihat 285 kali

DISHUB JABAR
DISHUB JABAR
DISHUB JABAR
DISHUB JABAR

Rapat Koordinasi Evaluasi Pelayanan Angkutan Umum

Bandung – Pasca terjadinya kecelakaan bus pariwisata di jalur Bandung – Subang yang menewaskan 27 orang (Sabtu 10/02/2018), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan merubah geometri jalan. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono bahwa pihaknya telah mendapatkan laporan dari Litbang.

Geometri jalan tersebut seperti kontur jalan hingga sudut tikungan. Selain geometri jalan suga akan di buat safety line atau jalur darurat  jika terjadi rem blong.

Sementara itu Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat telah melakukan Rapat Koordinasi Evaluasi Pelayanan Angkutan Umum di Kantor Dishub Prov. Jabar Selasa (13/02/2018) yang di hadiri Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Ahmad Yani.

Dalam kesempatannya Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Ahmad Yani menyampaikan dalam Rapat tersebut bahwa, sepanjang pekan ini akan membenahi jalur Bandung - Subang tepatnya di tanjakan emen. Pembenahan tersebut dilakukan menjelang libur panjang imlek dengan fokus pada sisi perlengkapan jalan sepanjang 2,5 kilometer, dan juga diberlakukan pembatasan kecepatan yang dilengkapi dengan sistem pengawasan menggunakan kamera pengintai.

Dalam rapat tersebut juga dilakukan kesepakatan rencana Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang akan membuat escape road (jalur penyelamatan) di jalur tanjakan emen. Selain itu disampaikan juga menjelang libur panjang pekan ini Kemenhub akan menggelar ramp check (pemeriksaan kelaikan kendaraan) bersama Dishub Jabar dan Dishub kabupaten/kota pada hari Jum’at dan Sabtu.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat dalam kesempatannya juga menyampaikan bahwa Dishub Jabar akan terlibat dalam kegiatan Kemenhub dan berkoordinasi dengan Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Jabar untuk membuat jalur penyelamatan.

Untuk menghadapi libur panjang dalam rangka imlek Dishub Jabar akan melakukan pemeriksaan kendaraan secara intensif baik di terminal maupun di rest area. Hal tersebut telah disepakati Dishub Jabar, Pemerintah Pusat dan Perusahaan Otobus (PO). (AA)