Mobil Double Cabin Wajib Uji

Post :   |   16 Desember 2017   |   08:51 WIB   |   Dilihat 326 kali

DISHUB JABAR

Mobil Double Cabin Wajib Uji

Kehadiran mobil double cabin, bagi masyarakat menjadi pilihan dalam memenuhi kebutuhan kendaraan bermotor. Selain dapat digunakan untuk membawa penumpang, bisa juga mengangkut barang dengan volume yang lebih besar dari bagasi mobil penumpang.

Sementara sebelum ada mobil double cabin, untuk mengangkut penumpang tentu saja yang menjadi pilihan  kendaraan bermotor jenis sedan, jeep, dan minbus. Adapun untuk membawa buatan berupa barang menggunakan kendaraan angkutan barang. 

Dalam penentuan pembelian jenis kendaraan bermotor tentu saja dilatarbelakangi rencana penggunaannya. Untuk beraktivitas mengangkut barang dipastikan akan dipilih kendaraan bermotor angkutan barang. Begitu juga bila hanya untuk mengangkut orang, yang tepat kendaraan bermotor angkutan penumpang.    

Penggunaan kendaraan bermotor angkutan barang memang memiliki  kelebihan dan kekurangan dibandingkan dengan kendaraan bermotor untuk membawa penumpang. Kendaraan angkutan barang kapasitas angkutnya lebih besar, tetapi penumpangnya sangat terbatas. Sebaliknya, kendaraan penumpang, muatan orang lebih banyak, tetapi kapasitas angkut barangnya relatif sedikit.

Hanya saja, yang menjadi masalah untuk bisa memenuhi kebutuhan mengangkut ke dua jenis muatan, masyarakat  harus membeli kedua jenis kendaraan. Oleh karena itu, agar kedua kebutuhan terpenuhi dengan satu kendaraan bermotor, akhir-akhir ini banyak diproduksi  kendaraan double cabin, sehingga kapasitas angkut penumpang lebih besar dibanding angkutan barang, dan muatan barangnya lebih banyak ketimbang angkutan penumpang.

Dengan kapasitas muatan barang yang cukup besar, kendaraan bermotor double cabin tergolong angkutan barang sehingga jelas diwajibkan untuk melaksanakan pengujian (uji berkala). Dengan demikian, kendaraan bermotor double cabin harus melakukan pengujian tipe kendaraan untuk memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan. Untuk kendaraan bermotor jenis ini sertifikat registrasi uji tipenya harus selalu disertakan pada setiap kendaraan bermotornya didaftar dan digunakan di jalan. Hal ini sesuai Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Darat No. SK. 750/AJ. 420/DRJD/2002 yang menyatakan, kendaraan bermotor double cabin sebagai mobil barang harus melakukan pengujian tipe kendaraan.

Pengujian  penting dilakukan dalam rangka memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan. Sementara bila telah dinyatakan memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan, harus dilengkapi tanda lulus uji yang dipasang di bagian depan dan belakang kendaraan serta tanda pengenal pabrik pembuat dipasang permanen di bagian depan dan/atau belakang kendaraan bermotor.        

Berdasarkan Keputusan Dirjen tersebut, jenis kendaraan bermotor double R.4 cabin tidak termasuk sebagai kendaraan penumpang. Untuk itu, kendaraan double cabin yang tidak melakukan pengujian, termasuk pelanggaran. (Dudih Yudiswara - Wartawan Bidang Perhubungan)