Studi Banding Dishub Kepulauan Riau

Post :   |   23 November 2018   |   10:45 WIB   |   Dilihat 42 kali

DISHUB JABAR
DISHUB JABAR
DISHUB JABAR
DISHUB JABAR
DISHUB JABAR

Studi Banding Dishub Kepulauan Riau

Bandung – Dinas Perhubungan Provinsi Riau melakukan studi banding ke Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat (Kamis, 22/11/2018). Kedatangan Dishub Prov. Riau di pimpin oleh Kepala Bidang Lalu Lintas Angkutan Jalan M. Frengki W. Dan diterima oleh Kepala Subbagian Perencanaan dan Pelaporan Dishub Jabar Agus Didik Suseno dan Kepala Sub Bagian Tata Usaha UPTD III Dishub Jabar Deny Framaja.

Dalam kunjungannya tersebut di bahas beberapa isu terkait dengan bidang transportasi darat yang diantaranya Undang-undang 23 terkait dengan pengelolaan terminal tipe B, bus wisata atau Bandung Tour on Bus (Bandros) yang berada di Bandung, fasilitas keselamatan jalan roller barier dan taksi online.

Dalam pembahasannya terait dengan terminal bahwa Provinsi Jawa Barat memiliki 14 lokasi terminal tipe B yang skema pembiayaannya dari APBD dan Dishub Jabar sebagai penanggung jawab. Keberadaan bus wisata di bandung (Bandros) dan bike sharing yang akan di sebar di beberapa kabupaten/kota di Jawa Barat sebagai upaya meningkatkan kebahagiaan warganya menurut Gubernur Jawa Barat, optimasi kendaraan angkutan massal dengan mengkonversi angkot menjadi bus. Ketersediaan fasilitas keselamatan jalan Roller Barier akan dipasang disetiap titik rawan kecelakaan di jalan provinsi di Jawa Barat.

Keberadaan taksi online di Jawa Barat sudah membentuk komunitas maka dari itu Dishub Jabar secara terus menerus melakukan komunikasi/koordinasi  dan pertemuan dengan komunitas dengan taksi online dan konvensional. Upaya tersebut tidak semudah yang dilihat, seiring berjalannya waktu ada beberapa kesepakatan dengan menentukan lokasi tertentu yang boleh dan tidak boleh.

Saat ini keberadaan taksi online di batasi dengan kuota atau jumlah armada sesuai dengan kebutuhan setiap kabupaten/kota.